Pengaduan Online

Di Posting Sabtu, 27 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 3 Tulamben, Kab. Karang Asem, Bali

Om Swastyastu Bapak/Ibu Admin, saya ingin menanyakan kenapa dana BOS SDN 3 Tulamben untuk triwulan III (periode Juli-September) tidak cair, kami sudah menanyakan hal ini di Disdikpora Kab. Karangasem dan dikonfirmasi bahwa tidak ada pemblokiran yang dilakukan di tingkat kabupaten dan dikatakan kemungkinan pemblokiran dilakukan dari pusat. mohon Bapak/Ibu memberikan kami petunjuk agar dana BOS SDN 3 Tulamben bisa kembali normal diterima. Terima kasih, Om Santi, Santi, Santi Om.

Tim BOS Menjawab:
Kamis, 1 September 2016

Mohon di cek nomor rekeningnya dengan data yang ada di kami....! tks

Tim BOS Menjawab:
Kamis, 1 September 2016

Mohon di cek nomor rekeningnya dengan data yang ada di kami....! tks

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMAN 1 WOTU, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan

kenapa tidak bisa login.

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD NEGERI 8 KARANGHARJO, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

setiap mau aplod data penyaluran dana bos tertera tahun anggaran 2011 sehingga saya mau melaporkan penyaluran dana bos tahun anggaran 2016 bisa tersimpan.

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
Sdn 62 Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau

Kepada yth, Bapak/Ibu Di Kemdiknas Pusat Jakarta Dengan hormat, Dengan ini saya yang bernama, Berri harahap selaku orangtua murid dari Talitha nadira Sauzan yang bersekolah di Sekolah dasar negeri 62,dengan alamat Jl.Hang Tuah ujung Gg.Impres No.23 Kec.Tenayan Raya,Pekanbaru-Riau prihal pembelian buku paket senilai Rp.300.000,- untuk 6 (enam) buah buku untuk setiap murid di sekolah dasar tersebut,mulai dari kelas 2 (dua) sampai dengan kelas 5 (lima). Dan bertepatan anak saya adalah siswi kelas 2 (dua) di Sdn tersebut. Atas hal itu saya sangat ingin sekali mengetahui dari Bapak/Ibu apakah kiranya jual beli buku di ijinkan oleh kementerian pendidikan di sekolah-sekolah. Meskipun pembelian bukunya tidak diwajibkan untuk setiap murid akan tetapi pada dasarnya para guru tersebut mempelajari buku paket yang dijual di kelas dan juga membuat Pr (Pekerjaan rumah) anak didiknya dari buku tersebut,Oleh karena itu anak yang tidak membeli buku akan jauh ketinggalan pelajaran dan kami selaku orang tua murid mau tidak mau harus membeli buku tersebut.Atas hal di atas saya ingin menanyakan apakah dana BOS sudah tidak menalangi pembelian buku paket untuk anak SD,khusus nya daerah Pekanbaru kota untuk tahun 2016. Saya selaku orangtua murid sangat berharap Bapak/Ibu dari kementrian dapat memberikan jawaban yang memuaskan agar kami selaku orangtua murid tidak berseberangan pendapat dengan para guru dan kepala sekolah tempat anak kami belajar. Demikian surat ini saya buat dan atas perhatiannya saya ucapkan bayak terimakasih.                                                            Hormat saya Berri Harahap

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
sd negeri 3 kedungasri, Kab. Banyuwangi, Jawa Timur

Kenapa Sulit sekali masuk ke Lapor Bos Online

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Negeri 3 Ringdikit, Kab. Buleleng, Bali

Maaf saya mau bertanya tentang pelaporan Bos Online, ditahun 2015 saya sudah melaporkan, dan di tahun 2016 ini saya belum melapor karena tidak bisa login, padahal username dan passworrdnya sama dengan tahun-tahun kemarin, dan saya juga sudah dapat login dengan user dan pass dapodik tetap tidak bisa juga, mohon bantuannya... Terima kasih

Tim BOS Menjawab:
Kamis, 1 September 2016

Untuk pelaporan online tahun 2016 menggunakan username Dapodik! tks

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN TAJUNGSARI 02, Kab. Pati, Jawa Tengah

SAYA KESULITAN UNTUK LOGIN PELAPORAN BOS ONLINE MENGGUNAKAN USERNAME DAN PASWOD DAPODIK. MOHON SOLUSINYA. TRIMAKASIH

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD KATHOLIK YASWARI OINLASI, Kab. Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur

Tidak bisa online Dana BOS karena lupa password dapodik

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMA NEGERI 1 SINDANG BELITI ILIR, Kab. Rejang Lebong, Bengkulu

Kenapa TW 2 dan TW 3 belum ada rekening disekolah sman 1 sindang beliti ilir, ada kabar bila sampai tw 4 tidak cair dana bos hagus semua, apa itu benar....

Di Posting Jumat, 26 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMAN 1 Pendopo, Kab. Empat Lawang, Sumatera Selatan

semua yang dilaporkan melalui SPJ fiktif

Di Posting Kamis, 25 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
sman 88 jakarta timur, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta

Saya ingin menanyakan bagaimana transparansi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)? Saya sudah melihat Petunjuk Teknis (Juknis) BOS SMA tahun 2015 dan disitu ada poin-poin yang menyangkut pengelolaan dana yang dilakukan secara terbuka. Tetapi pada kenyataannya penggunaan dana BOS itu dilakukan secara tertutup dan tidak ada yang tahu selain Kepala Sekolah dan Bendahara, bahkan untuk pemberitahuan dana BOS sudah cair atau belum itu tidak diberi tahu. Kemudian, sejak ada program SBB (Sekolah Bebas Biaya) yang semuanya didanai oleh BOS, untuk mengeluarkan biaya apapun jadi sulit. Realisasi dari tabel Peruntukan Dana BOS yang ada pada juknis itu tidak sesuai dengan yang dibelanjakan sekolah (atau dengan kata lain sekolah tidak memiliki prioritas mana kebutuhan mendesak yang penting dan tidak penting). Contohnya pada poin no. 8 tentang "Penyelenggaraan Kegiatan Pembinaan Siswa/Ekstrakurikuler dan Intrakurikuler". Di kebanyakan sekolah, dana untuk kegiatan ekstrakurikuler dan intrakurikuler itu tidak pernah ada. Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman, kami pernah meminta dana untuk membayar pelatih ekstrakurikuler, tetapi pihak sekolah bilang tidak ada dana yang dialokasikan untuk itu. Akhirnya untuk membayar pelatih, siswa terpaksa patungan dari uang kas sendiri. Padahal dalam Juknis BOS ada insentif untuk pembina, dan pembinanya merupakan guru sekolah yang tidak melakukan apapun juga. Kenapa tidak uang pembina itu dijadikan uang pelatih saja? Guru sebagai pembina tidak pernah berkontribusi apapun meskipun dia juga diluar jam mengajar. Jadi saya ingin meminta kejelasan mengenai dana BOS. Bolehkah warga sekolah itu tahu jumlah anggaran BOS sekolahnya sendiri dan bagaimana alokasinya? Dan kalau boleh, kenapa tidak dibuat aturan agar laporannya dipampang di mading sekolah hingga semua siswa bisa melihat? Mohon dengarkan saran dan keluhan siswa. Terima kasih.

Di Posting Kamis, 25 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMA PGRI CITRA CIKIDANG, Kab. Sukabumi, Jawa Barat

sekolah kami di triwulan 3 tahun 2016 menerima dana BOS hanya 4.550.000 sedangkan jumlah siswa 72 orang. dilihat dari progres pengiriman dapodik juga 72 siswa. mengapa tidak sesuai penerimaan dana BOS nya. NPSN 69888757. Mohon Solusi!

Di Posting Kamis, 25 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMA N 1 Remboken, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara

Mohon Dicek Kenapa SMA N 1 Remboken Kab. Minahasa tidak menerima dana bos triwulan 3,mohon konfirmasi data sesuai data dapodik yang disikron tanggal 11 mei 2016 , atas jawabannya dihaturkan Terima Kasih

Di Posting Kamis, 25 Agustus 2016 Oleh Zaidul Qowaim, Liprak Wetan, 085204858155
SMP Islam Islahiyah, Kab. Probolinggo, Jawa Timur

Kenapa lapor bos online sekarang sangat sulit sekali, saya mau lapor bos online login tidak bisa, suadah saya coba berkali-kali, padahal user name dan pasword sudah benar, user name dan pasword yang digunakan kalau login dapodik. trimaksih

Di Posting Rabu, 24 Agustus 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD INPRES SERBIN, Kab. Biak Numfor, Papua

Pengunaan danah yang tidak transparasi kepada masayarakat dan sering guru dan masyarakat sering mengeluh rekayasa laporan pertanggung jawaban danah BOS, kenyataan pengunaan danah hanya 20/% untuk kegiatan di sekolah sedangkan 80% danah hilang entah kemana tolong bapak/ibu yg mempunyai wewenang datang dan periksa; sebagian kepala sekolah di Biak Numfor karena mereka mengunakan danah BOS untuk membangun rumah pribadi dan memperkaya diri mereka kiranya pesan saya ini dapat di tanggapi demi kemajuan pendidikan di Pulau BIak. terima kasih

 

 

 

Resource links