Pengaduan Online

Di Posting Senin, 27 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN PAMOYANAN 3, Kota Bogor, Jawa Barat

saya sebagai orang tua murid,ingin melapor ketidak nyamanan dari seorang guru pendidik,yaitu kepala sekolah yg baru dipindahkan ke sekolah anak saya,pernah memungut dana dengan alasan untuk pasilitas sekolah,tetapi ia bilang jangan terdengar wartawan.dan dana BOS untuk 1 kelas hanya 3 murid yg mendapatkannya....

Tim BOS Menjawab:
Senin, 10 Februari 2014

Dana BOS itu untuk semua siswa, bukan untuk perorangan.. Kami akan catat keluhan anda dan berkoordinasi dgn dinas setempat.. Terima kasih

Di Posting Sabtu, 25 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Negeri 119 Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Riau

Assalamualaikum wr wb mohon bantuan na, operator untuk pelaporan dana BOS kami sudah resign dari bulan maret kemaren.. nah, baru sebulan yang lalu saya sebagai operator yang baru ditugasi untuk mengirim laporan bos online na.. saya bisa dapatkan username n password bagaimana ya pak/ibu... trus langkah" pengerjaan na bisa di download dmna? soal na gx tau sama sekali.. terimakasih atas jawaban n bantuan na..

Tim BOS Menjawab:
Senin, 10 Februari 2014

anda harus mengubungi dinas setempat untuk mendapatkan kode regristrasi dari dapodik.. passwaordnya NPSN sekolah anda.. terima kasih

Di Posting Sabtu, 25 Januari 2014 Oleh xxx, Blok Manis Desa Kamarang Kec. Greged Kab. Cirebon, 085673246298
SMPN 1 Greged, Kab. Cirebon, Jawa Barat

Pada hari Jum'at tanggal 17 Januari 2014, seluruh orang tua siswa kelas IX SMPN 1 Greged di undang untuk rapat keuangan, dengan mayoritas orang tua siswa TIDAK SETUJU untuk dipungut sebesar Rp. 300.000,-/siswa karena memberatkan tetapi pihak sekolah dan komite MEMAKSAKAN bahwa seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Greged harus membayar Rp. 300.000,- untuk biaya antara lain : IJAZAH, Tanda Tangan IJAZAH, PENGAYAAN, album Kenangan dan lain - lain. Dengan hal diatas tersebut dalam Permendikbud No. 101 Tahun 2013 bahwa PENGAYAAN di biayai oleh dana BOS??? Kenapa masih ada pungutan terhadap orang tua siswa!!! apakah benar IJAZAH dan Tanda Tangan IJAZAH harus bayar??? sehingga memungut terhadap orang tua!!! apakah album Kenangan menjadi suatu kewajiban!!! Terima Kasih NURYADIN

Tim BOS Menjawab:
Senin, 27 Januari 2014

Terimakasih atas informasinya. Agar pengaduan ini dapat ditindaklanjuti dengan baik, mohon maaf kami perlu mendapatkan dokumen tertulis semacam Kartu Iuran atau Surat Edaran dll sebagai bukti pendukung atas pengaduan tsb., kemudian difax ke nomor 021 5731070. Ditunggu. Terimakasih.

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh ikhsan lubis, Jln.letda sujono medan tembung, -
yayasan perguruan alhidayah meda, Kota Medan, Sumatera Utara

Yg yth tim monitoring bos mohon segera melaksanakan verifikasi penggunaan dana bos di yayasan perguruan SMP ALHIDAYAH MEDAN ada hal2 yg bertentangan permendikbud no 60 thn 2011 tentang pungutan liar biaya pendidikan dan permendikbud no 76 thn 2012 tentang penggunaan dana bos yg di langgar adalah siswa di kenakan uang perpisahan..yg kedua siswa di kenakan biaya uang ujian..tidak di berikan nya buku paket siswa di suruh membeli lks..tidak ada pembaharuan sarana prasarana olahraga dan seni budaya..tidak ada ruang uks dan ruang perpustakaan..laporan rombel di perbanyak padahal siswanya tidak ada..siswa satu kelas lebih dari 60 orang..fasilitas seperti internet tdk di berikan pada siswa dan guru.tolong di tindak lanjuti kapan lagi kita maju kalau masih ada oknum2 yg serakah hanya memperkaya diri saja

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP 1 Jabung, Kab. Malang, Jawa Timur

apakah sekolah masih diperbolehkan untuk menarik biaya untuk Bimbel/ les disekolah, aturannya seperti apa sih yang benar

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, 081365242159
SMP Alwasliyah, Kab. Batu Bara, Sumatera Utara

Di Juknis Permendiknas No.76 Tahun 2013.Dikatakan Bahwa batas maksimum honor guru di sekolah negeri sebesar 20%. yang ditanyakan berapa batas maksimum honor guru di sekolah swasta. Kan nggk semua guru honor tersebut mendaptkan gaji tetap Atau sertifikasi. Jadi gimana solusinya, kasian sama guru-guru yang lain.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 Februari 2014

maaf sebelumnya.. ini sudah merupakan peraturan, 20% dan tidak bole lebih untuk honor guru.. ikuti saja peraturan yang ada.. Terima kasih

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
smp negeri 4 sungai kanan, Kab. Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara

terlalu banyak penyimpangan dana yang dilakukan kepala sekolah.tolong segera ditindak lanjuti

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
smp negeri 4 sungai kanan, Kab. Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara

kami selaku guru tidak tahu untuk apa saja dana bos dipergunakan oleh kepala sekolah

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD SWASTA TUNAS HARAPAN, Kab. Samosir, Sumatera Utara

Salam, Jumlah siswa per Desember 2013 di SD Tunas Harapan ada 123 orang (6 rombel) penyimpangan real : • Semester Ganjil 2013/2014 inspektorat survey lapangan masalah laporan pembelian buku siswa dikatakan bahwa buku dipinjamkan ke siswa sebenarnya tidak, jumlahnya hanya sedikit yang dilakukan pembelian faktanya ada di kwitansi pembelian buku yang dipegang oleh bendahara sekolah. Bahkan buku yang ada di perpustakaan didominasi oleh sumbangan buku-buku referensi aja dan yang lebih mengharukan adalah buku yang dibeli di pasar buku bekas akan tetapi dananya dibebankan ke dana BOS dengan menggantikan nama buku yang sudah ada sebelumnya.(red.inspektorat tidak tahu) • LPJ BOS TW III 2013 Juli-September, pihak sekolah menerima guru honor atas nama Ricky Lucky Malau, S.Ag pada awal masuk sekolah bulan Juli 2013. Dan setelah 4 minggu masuk sekolah, beliau dipecat tidak hormat dan tanpa diketahui penyebabnya. Akan tetapi dalam LPJ BOS serah terima uang honor guru honorer, tanda tangan disuruh kepala sekolah untuk dipalsukan bahwa telah diterima sebanyak tiga bulan sebanyak Rp 900.000/triwulan. Demikian juga dengan pengganti uang KKG Rp 150/triwulan. Ternyata faktanya yang bersangkutan hanya menerima gaji 2 bulan saja tanpa/tidak ada uang KKG (red.inspektorat tidak tahu) • Pada bulan Mei 2013 lalu diadakan rapat dengan komite sekolah dan orangtua siswa dalam rangka penaikan uang sekolah per-siswa dari Rp 50.000 naik menjadi Rp 100.000 (naik 100%) dan uang transportasi per-siswa dari Rp 50.000 naik menjadi Rp 80.000 (naik ± 80 %). Adapun alasan kenaikan tersebut adalah untuk menambah gaji guru dari Rp 600.000/bulan akan naik menjadi Rp 1.000.000 (naik 67 %). Awalnya orang tua berat tapi karena alasan dana BOS tidak mencukupi, akhirnya orangtua setuju. Realisasi gaji guru yang kami terima selama ini adalah dari uang sekolah (bukti tanda tangan gaji/bulannya dipegang oleh bendahara sekolah = Rp 1.000.000/bulan sama rata guru lama dengan guru baru), malahan pernah gaji guru terlambat akibat uang sekolah banyak yang menunggak. Karena saya mulai mengusik masalah ini, akibatnya saya juga dipecat tanpa pemberitahuan apa sebab (tanpa Surat Peringatan), padahal sejak sekolah sekolah itu berdiri saya sudah ikut mengajar. Mengapa? LPJ Dana BOS yang selama ini dilaporkan sebagai honor guru honorer sebenarnya kami hanya disuruh tanda tangan gelap oleh kepala sekolah dan pihak Yayasan. Karena kami/saya masih butuh kerja, kami hanya bisa tutup mulut dan menurut saja. Akan tetapi kenyataannya honor guru tersebut tidak ada diterima sepeserpun oleh guru. Jelas saya sebagai guru dirugikan(red.inspektorat tidak tahu) • Selama ini UD Christian disebut –sebut sebagai langganan ATK dan buku-buku akan tetapi realisasinya adalah rekayasa belaka tanpa sepengetahuan UD Christian langsung, karena secara otomatis dana BOS selalu dialokasikan ke biaya habis pakai dan itu semua rekayasa belaka. Pada realisasinya pemakaian HVS sendiri di kantor selalu ditekan oleh bendahara sekolah bahkan tidak segan-segan bendahara sekolah menekan guru yang bersangkutan dengan pemakaian HVS walaupun itu untuk pemakaian bahan ajar siswa yang berhak memakai dana operasional tersebut. Jadi siswa seolah-olah hanya untuk menambah uang masuk saja tanpa mereka bebas menikmati dana BOS. Bahkan anak saya harus membayar ke guru bersangkutan biaya fotokopi Rp 1.000/ hari. BOS bukan lagi Biaya Operasional Sekolah lagi tapi Biaya Operasional Saku sendiri untuk memperkaya diri sendiri entah kemana semua uangnya tidak seorangpun tahu kecuali Yayasan suami isteri bersama bendahara sekolah dan Kepala sekolah. (red.inspektorat tidak tahu) • Selama ini status Bendahara dana BOS selalu atas nama HELMI SIAHAAN tetapi nyatanya hanya mengatur keuangan BOS saja tanpa pernah sekalipun mengetik LPJ BOS yang dilapor tiap triwulannya. Selama ini suami saya yang nyatanya adalah orang luar yang menjadi juru ketik laporan atas instruksi dari kepala sekolah yang berkata : “semua biaya masuk sekian, buatkanlah rincian BOS kita sampai habis biayanya. Biar tidak sulit pertanggungjawabannya ke inspektorat buang aja ke bahan habis pakai, Beres.” Bahkan Kepala Sekolah di sela-sela pembicaraannya dengan bendahara sekolah merencanakan akan menyogok inspektorat setempat agar LPJ aman. (red.inspektorat tidak tahu Tolong diselidiki dengan teliti, jangan sampai negara dirugikan dengan tameng siswa peserta didik) • Sebagai warga negara Indonesia, sebagai orang tua siswa yang dirugikan dan sebagai eks guru yang diberhentikan karena tidak mau lagi mengetik laporan BOS, saya minta pembelaan pemerintah melalui penyelidikan kasus ini dengan serius. Karena saya mulai mengusik masalah ini akibatnya ada tikus –tikus sekolah yang mencoba menghapus data –data LPJ BOS yang selama ini dibuat oleh suami saya. Dan akhirnya masih ada data-data sebagai bukti yang terselamatkan di laptop suami saya yaitu: i) LPJ TW I Tahun 2012 (Jan-Maret 2012) ii) LPJ TW III Tahun 2012 (Juli-Sept 2012) iii) LPJ TW IV Tahun 2012 (Okt-Des 2012) dan LPJ Tertinggal iv) LPJ TW I Tahun 2013 (Jan-Maret 2013) v) LPJ TW II Tahun 2013 (April-juni 2013) vi) LPJ TW III Tahun 2013 (Juli-Sept 2013) Excell saja dan LPJ Tertinggal vii) LPJ TW IV Tahun 2013 (Okt-Des 2013) (red.inspektorat tidak tahu) • LPJ TW III dan IV tahun 2013, yang menyatakan kegiatan ekstrakurikuler atas nama Magdalena Ambarita sebagai guru tari ada pembengkakan dana sendiri untuk guru bersangkutan dimana selain dibayar BOS Rp 350.000/bulan, yang bersangkutan juga mendapat bayaran uang les dari orangtua yaitu Rp 30.000/bulan per-anak dan anak yang ikut bus sekolah diharuskan membayar uang transpot per-siswa/bulan. Apakah dana BOS yang diselewengkan masih kurang cukup untuk itu??? Jujur saja siswa itu seolah-olah ditekan/dihantui oleh semua yang serba biaya padahal keringanan uang sekolah hanya ada pada Juara I gratis 100% ; juara II gratis 50% dan juara III gratis 25% saja untuk semuanya 6 rombel. Kasihan sekali kan orangtua yang kencangin ikat pinggang untuk biayain anaknya padahal ada dana BOS yang diselewengkan tamengnya sih yayasan semakin hari semakin kaya karena usaha sewa tenda pesta(di daerah ini dia bukan usaha tunggal masih ada yang lain). (red.inspektorat tidak tahu) • Perlu juga saya tambahkan tentang pembangunan perpustakaan DAK yang jelas-jelas menjadikan areal perpustakaan sebagai kantor guru dan siswa sama sekali tidak bisa membaca di ruang perpustakaan dan adanya larangan meminjam buku dari guru tertentu. Dan yang sangat fatalnya tidak adanya penyediaan fasilitas buku bacaan siswa yang terealisasi dari dana BOS akan tetapi karena orang tua tidak terlalu sibuk dengan adanya dana BOS, tidak tahu apa karena kekurangpahaman tentang dana BOS, akibatnya siswa selalu berusaha mencari sendiri dan membeli sendiri buku dari luar untuk tambahan. Jadi, dimana peran dana BOS dari pemerintah? Kalau hanya guru dan pihak kepala sekolah atau yayasan saja yang akan diuntungkan lebih baik dana BOS ditiadakan sama sekali toh juga tidak pengaruh sama kemajuan belajar siswa. (red.inspektorat tidak tahu)

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD SWASTA TUNAS HARAPAN, Kab. Samosir, Sumatera Utara

• Ketua yayasan adalah sang suami(Jonner Sitanggang/tamatan SMA), bendahara BOS adalah sang isteri(Helmi Siahaan/sedang kuliah S1) karena PNS walaupun tidak mengajar di SD tetapi di TK yang lokasinya berjauhan ke SD Tunas Harapan. Bendahara sekolah adalah ponakan mereka(Magdalena Ambarita, S.Ag/depan rumah) yang punya deking di UPTD setempat dengan sendirinya Kepala Sekolah berada di dalam lingkaran mereka. (red.inspektorat belum tahu)

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
smpn 1 tahuan, Kab. Jepara, Jawa Tengah

Menghadapi unas siswa dibebani biaya untuk pembelian buku sebanyak Rp. 82.000. Les tambahan Rp. 225.000. Pembelian lewat guru, bukan koperasi Pertanyaan: Apakah pembelian buku tdk bisa lewat koperasi dan melalui dana BOS. Karena itu untuk kepentingan siswa dan sekolah. Les tambahan bagus. Biaya Rp.225.000. untuk jasa guru les. Pertanyaan : Kenapa materi pelajaran untuk unas tdk diberikan pada saat jam pelajaran.

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 4 April 2014

Terimakasih atas pertanyaannya, setelah Tim BOS Kabupaten Melakukan verifikasi kepada sekolah yang bersangkutan, ternyata untuk tambahan biaya les sudah melalui rapat antara sekolah dengan orang tua siswa pada tanggal 25 oktober 2013 tentang penyerahan hasil ulangan tengah semester TP 2013/2014 dan pembahasan tambahan jam pelajaran yang hasilnya adalah kesepakatan mengenai biaya tambahan jam mengajar. untuk biaya pembelian Buku, itu bukan program dari sekolah tetapi inisiatif dari masing-masing peserta didik untuk membelinya, terimakasih

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
smp negeri 4 sungai kanan, Kab. Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara

kami selaku guru tidak tahu untuk apa saja dana bos dipergunakan oleh kepala sekolah

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 7 Februari 2014

Terimakasih atas informasinya. Penggunaan dana BOS harus merujuk pada Buku Juklak BOS yang sudah ditetapkan. Karena itu penggunaannya di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah. Hasil kesepakatan ini harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk Berita Acara Rapat dan ditandatangani oleh seluruh peserta rapat. Terimakasih.

Di Posting Jumat, 24 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP Indocement Tarjun, Kab. Kota Baru, Kalimantan Selatan

Kami selaku bendahara BOS, Apakah boleh dana BOS bisa untuk membiayai pembelian hadiah dalam rangka kegiatan class meeting? Ini kami sampaikan atas perwakilan dewan guru dalam rapat tentang RKAS dana BOS 2014.terima kasih atas tanggapannya.

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 7 Februari 2014

Terimakasih atas pertanyaannya. Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada buku Juknis BOS yang sudah ditetapkan. Kalau ada suatu kegiatan tidak ada dalam ketentuan Juknis BOS, maka pembiayaan dari kegiatan tsb harus dibiayai dari sumber dana lain.

Di Posting Kamis, 23 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
sdn sasanawiyata 01, Kab. Bogor, Jawa Barat

sya mau mengadukan klo sdn sasanawiyata 01 akan mengadakan iuran persiswa 200 ribu dengan alsan diadakannya sekolah sehat.apakah pihak sekolah boleh memungut iuran,dan yg sya tau pemungutan iuran dilarang karna sesuai dgan permendikbud no 60 tahun 2011.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 10 Maret 2014

terima kasih atas laporannya segala sesuatu yang berhubugan dengan kualitas dan perkemnangan anak intinya m kalau ada kesepakatan demi memBANGUN ANAK ANAKN BANGSA DENGAN HASIL Musyawarah NGAK JADI MASALAH YANG PENTING KEIHLASAN

Di Posting Kamis, 23 Januari 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD BPI, Kota Bandung, Jawa Barat

Assalamualaikum wr wb, Saya mau up load laporan BOS triwulan 4, tapi saya selalu gagal. Registrasi SD BPI Bandung yang saya coba masukan AL42Q7RVV atau saya coba juga 5Si8i1T9D dan password NPSN sekolah 20219536.Saya sdh coba ke Dinas Kota,tapi tetap tidak bisa. Bisakah Tim Pengaduan On Line membantu kami? Atau kemana saya harus bertanya? Terima Kasih.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 Februari 2014

Kirim email saja ke pelaporan.bos@gmail.com disertai permasalahan loginnya.. Terima kasih

 

 

 

Resource links