Pengaduan Online

Di Posting Sabtu, 6 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMPN 68, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Saya seorang PNS di lingkungan Kemdikbud dan juga Orang Tua Murid yang hanya mengadukan keluh kesah saya kepada bapak/ibu karena kekecewaan saya atas sistem pendidikan di SMPN 68. Sekolah ini juga tadinya menjadi referensi saya karena memiliki peringkat ke 4 terbaik di jakarta selatan dan termasuk sekolah favorit anak saya yang dijadikan tujuan bersekolah.Kebetulan karena NEM anak saya cukup bagus maka ia diterima lewat PPDB jalur Umum. Tetapi realitas yang saya dapatkan ketika anak saya bersekolah disini dan mungkin beberapa orang tua murid yang rasakan dan keluhkan (namun tidak berani menyampaikan pendapat). : 1. Mulai dari awal masuk pertama kali banyaknya pungutan liar yang dilakukan Sekolah ini (SMPN 68) dengan adanya keharusan pembelian seragam sekolah seperti : a. Baju Seragam Pramuka seharga rp. 190.000,- b. Ikat Pinggang seharga rp. 30.000,- c. Kaos Kaki seharga rp. 20.000,- d. Baju Muslim (atasan) seharga rp. 100.000,- e. Baju Olah Raga seharga rp. 125.000,- f. Dasi seharga rp. 25.000,- g. Topi SMP seharga rp. 30.000 Saya sudah menanyakan kewajaran ini ke teman2 sekantor juga para pedagang seragam. Ternyata harga yang diberikan sangatlah fantastis...? kami masih punya buktinya (price list) dan pandainya koperasi sekolah tersebut hanya karena ada tulisan atau bordiran sekolah di topi dan dasi lalu seenaknya harga dimarkup menjadi sampai 25 - 30 rb, atau seragam pramuka kalau kita beli di luar tidak diperbolehkan kata penjaga koperasi sekolah dengan alasan bahan dan warnanya beda dan akan dimarahi guru bila ketahuan berbeda. Apakah ini namanya intimidasi ? 2. Uang kas dipungut rp.20.000 untuk keperluan murid-murid kenyataannya anak anak dipungut lagi biaya fotocopy untuk kisi kisi UAS padahal tiap bulan sudah diwajibkan bayar rp.20.000 3. Perkir mobil dikenakan rp. 100.000/bulan padahal tadinya tidak disetujui sebelum pergantian kepala sekolah yang baru. Dan biaya itu untuk fasilitas gedung dan ob 4. Kesediaan menyumbang dana sebesar rp. 915.000 (almost 1 jt) untuk penyediaan sarana sekolah LCD di kelas... untuk pramubakti dan satpam, pengayaan materijelang kenaikan, outing edukasi, pertandingan anak2 keluar sekolah. Pembayaran bisa dicicil sampai bulan April dibayarkan kepada bendahara WOTK. Apakah harus LCD dibebankan ke Wali Murid ? Sedangkan menurut Permendikbud NOMOR 44 TAHUN 2012 tidak memperbolehkan pungutan untuk SD/SMP Negeri kecuali Sumbangan pun harus ada Syarat yang berat sesuai kutipan sbb : " Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, mengatakan, walaupun sumbangan diperbolehkan untuk sekolah yang diselenggarakan pemerintah pusat/daerah, tidak otomatis semuanya dibebankan ke orang tua. Sekolah, kata dia, harus memiliki rencana anggaran/kerja tahunan yang mengacu pada standar nasional pendidikan. "Dana sumbangan yang didapat dari masyarakat betul-betul dipakai untuk menutupi kekurangan biaya operasional," kata Ibnu saat gelar wicara dengan radio KBR 68 H bersama Ombudsman, Rabu (11/06/2014), di Perpustakaan Kemdikbud. Untuk mencari sumbangan dari masyarakat, selain memiliki rencana kerja tahunan sekolah juga wajib membahasnya bersama dengan komite sekolah. Rencana kerja sekolah dan anggaran yang dibutuhkan juga harus diketahui dan disetujui oleh pejabat berwenang (dinas pendidikan). Dan yang terpenting, bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat dan melakukan pungutan harus mencerminkan prinsip keadilan." dari http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2684 Jadi apakah LCD sampai pembayaran gaji OB / Pramubakti dibebankan ke orang tua? 5. Kerja bakti tiap anak diwajibkan membawa alat kebersihan sendiri padahal di kelas sudah ada alat tersebut dan diadakan kerja bakti hanya saat ada peninjauan / audit. 6. Banyak guru guru yang tidak perduli akan banyaknya jam kosong yang sering terjadi setiap hari. Tentunya akan mengakibatkan macetnya proses belajar mengajar. Hal ini membuat kami resah sebagai orang tua yang ingin anaknya belajar di sekolah pemerintah ... 7. Siswa terlalu dibebani PR dan tugas yang melimpah ruah bahkan saat mau UAS. Kurikulum 2013 sangatlah berat kelihatannya untuk anak SMP tapi untuk SD masih bisa di tolerir. Karena selain pelajarannya yang sepertinya me referensi ke materi SMA dan jumlah PR dan Tugasnya sangat banyak. Anak harus menghadapi UAS sedangkan hari itu juga harus menyelesaikan PR dari guru sampai jam 1 malam sedang jam 5 sudah harus bangun untuk ke sekolah... 8. Banyaknya murid yang remedial pada beberapa mata pelajaran. Saya juga mohon apakah ada lembaga yang menilai kompetensi guru, karena murid yang remedial bisa sampai 90%, apakah muridnya yang bodoh atau gurunya yang tidak bisa mengajar. 9. Ada oknum guru yang minta "selipan" kepada orang tua murid dengan bahasa "yg halus". Kenapa KKN atau suap menyuap masih ada pada SMP Negeri. 10. Kamar Mandi yang kondisinya sangat kotor dan baunya menusuk hidung karena jarang di bersihkan dengan alasan OB nya hanya 1 orang. Apa logis gedung sebesar 3 tingkat dengan kelas sekitar >17 kelas hanya punya 1 pramubakti ? 11.Tidak diperbolehkan membawa buku gambar karena diwajibkan membeli 1 helai kertas gambar yang diberi stempel rp.2000,- di koperasi sekolah. Terus terang hal ini meresahkan kami seolah pendidikan dijadikan tempat bisnis. Jadi pendapatan sekolah tersebut adalah = 2000 x 31 anak x 20 kelas (kelas 7-9)= rp. 1.240.000/hari, bila 1 minggu sekali pelajaran maka uang yang diperoleh sebulan rp. 1.240.000 x 4 kali = 4.960.000,- (taksiran) .. betapa besarnya keuntungan yang diambil sekolah hanya dari 1 lembar kertas gambar... 12. Kertas Ulangan siswa diharuskan membeli 1 lembar rp.1000 padahal kami sudah menyerahkan uang kas. Pengeluaran menjadi double. Silahkan hitung pendapatan dari kertas ulangan ini.. 14. Seringnya PR yang diberikan tidak diberikan penilaian / penghargaan. Kecewanya orang tua ketika anaknya hanya bilang tugas / pr yang dikerjakan mati matian sampai jam 1 malam dan ketika mau dikumpulkan malah diberi tugas atau latihan baru tanpa memeriksa tugas sebelumnya. Menurut kami guru seperti ini tidak bisa menghargai jerihpayah siswa dan sebaiknya diganti yang lebih kompeten. 15. Banyaknya orang tua wali murid yang saya kenal mengeluh dan putus asa ingin memindahkan anaknya ke sekolah lain karena buruknya manajemen pendidikan dan pengelolaan keuangan sekolah ini, tapi ada guru yang mengatakan dengan arogan "silahkan aja cari sekolah lain karena banyak yang berminat pada sekolah ini". Menurut permen yang baru yaitu Permendikbud No. 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan Pada Satuan Pendidikan Dasar menyatakan pada Pasal 9 (untuk SD/SMP Negeri) : (1) Satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan. Kecuali SD/SMPN Swasta berlaku Pasal 9 ayat (2) dibolehkan .... Buktinya bisa lihat pada referensi dibawah : http://hukor.kemdikbud.go.id/diknasrokum/index.php/peraturan-perundangan atau http://www.mediapendidikan.info/2012/08/permendikbud-no-44-tahun-2012-tentang-pungutan-dan-sumbangan-biaya-pendidikan-pada-satuan-pendidikan-dasar.html Jadi menurut saya sebaiknya Disdik atau Kemdikbud bisa melakukan pemeriksaan (audit) mendalam dan angket/survey kepuasan kepada Murid dan Orang Tua karena pelanggaran yang dilakukan sekolah ini sudah banyak dan sudah tercatat smpun 68 menorehkan tinta hitam pada tulisan ini (Ada Pungli Rp4,5 Juta di SMPN 68 Jakarta?) http://news.okezone.com/read/2012/06/18/500/649. Mohon pak di follow up karena hal ini meresahkan kami sebagai orang tua. Sayang banyak anak cerdas yang tidak mampu disana jadi ingin pindah karena situasi seperti ini. Terima kasih atas perhatiannya

Di Posting Sabtu, 6 Desember 2014 Oleh buhari, xxx, 047121055
smp palopo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan

Sy tenaga honorer d smp palopo, mengapa sampai saat ini dana BOS d kota palopo blum cair, sehingga honor kami belum terbayarkan

Di Posting Sabtu, 6 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
metro selatan, Kota Metro, Lampung

mau menanyakan insentif guru honor dari propinsi sebanyak 300.000 perbulan, biasanya di kasih 3 bulan sekali, ini sampai desember masuk blm di kasih juga, saya harus bertanya pada siapa kira2 mohon tanggapannya, trimakasih

Di Posting Sabtu, 6 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
smp islam nurul ulum II ngujung , Kab. Bojonegoro, Jawa Timur

mohon maaf bapak/ibu, saya dari hari kemarin tanggal 3 dsember mau laporan bos online kok gakbisa ya? apakah ada gangguan server atau kenapa? mohon kejelasannya, soalnya temen-temen bos yang lain sudah laporan. di keterangan nya NPSN sekolah saya salah, tapi saya cek di dapodik benar.. mohon solusinya .. trims

Di Posting Jumat, 5 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP 7 Kota Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah

Siswa SMP 7 Kota Pekalongan di infokan untuk membayar sumbangan wajib sebesar Rp 500.000/anak yg akan di gunakan untuk membeli tambahan proyektor & perbaikan tempat parkir. Padahal tahun kemaren sudah dipungut sumbangan wajib sebesar Rp.450.000/anak untuk membeli proyektor dan pembangunan/perbaikan kantin, wali murid di undang untuk rapat tetapi iuran wajib tersebut, sebelumnya sudah di tetapkan oleh pihak sekolah & komite sekolah. tgl.7-12-2014 yg blm membayar sumbangan wajib tidak mendapatkan kartu peserta ulangan semester, hal tersebut menurut kami sebagai Orang tua murid sangat tidak sesuai. yang menjadi pertanyaan kami sebagai orang tua murid apakah biaya pembangunan fasilitas sekolah itu dibebankan ke pada orang tua murid ? lalu kemana anggaran perbaikan sekolah yang memang di usulkan tiap tahunnya ? mohon klarifikasinya dan penjelasan atas masalah tersebut. bila perlu untuk dilakukan audit internal kepada sekolah tersebut. Terima kasih

Di Posting Jumat, 5 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP plus BINA PANDU MANDIRI, Kab. Ciamis, Jawa Barat

apakah SMP swasta ini sudah mendapatkan bantuan BOS?ada berita bahwa tenaga pendidik di sekolah ini TIDAK dibayar selama lebih dari 5 tahun, pertanyaan selanjutnya kemana dana untuk membayar tenaga pendidik di sekolah ini,mohon tanggapannya.tks

Di Posting Jumat, 5 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 24 pagi, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta

pemalsuan data/penyimpangang peraturan nama:ulan/wulan kelas 4 nama diatas adalah penerima dana bos, dan disinyalir memalsukan data ayahnya seorang bos buah2han /suplayer buah mempunyai mobil suzuki ertiga rumah dijakarta mengontrak tetapi memakai AC 1pk ibunya selalu memakai perhiasan ko bisa sih anak tersebut menerima dana bos banyak tetangga saya yg hanya seorang tukang ojek tetapi anaknya tidak menerima(berbeda sekolah sd 06) mohon ditindak lanjuti laporan saya terima kasih

Di Posting Kamis, 4 Desember 2014 Oleh xxx, Jln MH THAMRIN GG TANGKIS SELATAN BANJAREJO, xxx
bojonegoro, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur

Mohon maaf mau bertanya,untuk kegiatan ujian akhir semester tingkat SD bolehkah biaya penggandaan naskah diambilkan dari dana BOS,jika boleh berapa besaran biaya yang diperbolehkan..,,?

Tim BOS Menjawab:
Selasa, 9 Desember 2014

ujian sekolah termasuk dalam komponem pembiayaan BOS, termasuk untuk penggandaan,baya koreksi ujian,biaya pengawa ujian.. terima kasih..

Di Posting Kamis, 4 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Negeri 3 Tentena, Kab. Poso, Sulawesi Tengah

Mengapa tidak diizinkan oleh kepala sekolah dan Bendahara BOS untuk pembelian LAPTOP dalam rangka kepentingan DAPODIK dan Data online lainnya pada Tahun ini. karena kebetulan Laptop di seokolah ini tidak ada sama sekali dan komputernya sudah lama itu pun sudah hangus tidak bisa terpakai lagi.., diperbaiki pun tidak pernah komputernya jadi saya hanya menggunakan Laptop pribadi saya sedangkan Laptop pribadi saya sudah ruisak layarnya... (mohon jawabannya) saya sering merasa kesulitan dengan ATK di dalam RAB tiap triwulan selalu ditulis pembelian ATK tapi nyatanya kertas sering di sembunyi bendahara BOS dalam lemari karena dia takut kertasnya cepat habis (hanya beli 1 rim dan di cicil-cicil cabut dari dalam lemari) mohon penjelasan dari semuanya. terimakasih (saya Operator Komputer SDN 3 Tentena)

Tim BOS Menjawab:
Senin, 8 Desember 2014

Karena memang dana BOS tidak boleh dibelikan laptop, hanya boleh untuk pc saja.. kecuali untuk tahun 2015 dijuknis yang baru sudah diperbolehkan.. terima kasih

Di Posting Kamis, 4 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP, Kota Parepare, Sulawesi Selatan

Kami hanya ingin menanyakan, kalau sekiranya Dana BOS sudah disalurkan ke daerah, kenapa sampai saat ini belum disalurkan ke sekolah-sekolah ? sementara Ujian semester ganjil sudah di depan mata, itu artinya kebutuhan sekolah semakin mendesak, sementara kami sekolah-sekolah tidak berhak memungut danan dari siswa, kepada bapak mentri kami mohon penyaluran dana BOS di daerah seharusnya tepat waktu, jangan sampai ada indikasi .................

Di Posting Rabu, 3 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 1 GIRITUNGGAL, Kab. Pringsewu, Lampung

saya selaku operator sekolah sdn 1 giritunggal : tidak bisa login ke pelaporan BOS online, melalui website : bos.kemdikbud.go.id mohon bantuanya. Terima kasih.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 8 Desember 2014

Mohon pastikan bahwa Kode Registrasi dan Password untuk login pada form tersebut telah sesuai. Jika tidak bisa Silakan menghubungi Call Center: 081330019592 (call/sms) atau email: pelaporan.bos@gmail.com dengan mengirimkan data berikut (Nama sekolah, Alamat sekolah, Kecamatan, Kode Registrasi, NPSN dan No Telepon)..Terima kasih

Di Posting Rabu, 3 Desember 2014 Oleh RUSMAN HADI, S.Kep, xxx, 085333243143
SMKS KESEHATAN HAMZAR BAYAN, Kab. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat

Sekolah kami sampai sekarang belum menerima dana BOS (bantuan operasional sekolah) sedangkan kami sejak lama sudah memperoleh izin operasional dan NPSN. Lewat kesempatan ini kami ingin menanyakan tentang masalah yang kami alami sehingga kami tidak mendapatkan dana BOS tersebut atau ada hal lain sehingga bantuan tersebut sulit kami dapatkan? Mohon informasinya!

Di Posting Rabu, 3 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Negeri 192, Kota Jambi, Jambi

Kami mau bertanya.... penerimaan dana bos kami Rp. 12.760.000 per triwulan 4 tahun 2013 sampai dengan triwulan 4 2014 dg jumlah siswa kami pada tahun ajaran 2013/2014 85 org. tp per bulan juli jumlah murid 72 org. dan dana yang kami terima sebelumnya pada T3 dan T4 2014 ini di anggap berlebih jadi harus mengembalikan. bagaimana menurut Admin dg keadaan kami skr, bagaimana solusinya utk pelaporan kami. terima kasih.

Di Posting Selasa, 2 Desember 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
sdn 3 karangnanas, Kab. Banyumas, Jawa Tengah

sdn 3 karangnanas lupa kode registrasi dan password, kalau tidak salah password pakai 20301767

Tim BOS Menjawab:
Senin, 8 Desember 2014

Mohon pastikan bahwa Kode Registrasi dan Password untuk login pada form tersebut telah sesuai. Jika tidak bisa Silakan menghubungi Call Center: 081330019592 (call/sms) atau email: pelaporan.bos@gmail.com dengan mengirimkan data berikut (Nama sekolah, Alamat sekolah, Kecamatan, Kode Registrasi, NPSN dan No Telepon)..Terima kasih

Di Posting Selasa, 2 Desember 2014 Oleh M.JEJEN, Kp.Cijangrik Desa Cikaranggusan Kecamatan Jampangkulon, 081646991275
SDN PASIRGOMBONG, Kab. Sukabumi, Jawa Barat

Kami atas nama Komite dan Angota Komite mewakili para Orang Tua Wali SDN PASIRGOMBONG NPSN 20202007. telah menemukan kekeliruan penyimpangan Dana BOS sebesar 10.000.000. dan telah diteliti kebenarannya. dan kami sesuaikan dengan RAKS yang hasil rapat Kepala Sekolah, Dewan Guru, Komite, itu sangat menyimpang dan tidak ada di SPJ. kami mohon kepada pihak yang berwenang membuktikan kebenarannya, dan ditindaklanjuti agar Kepala Sekolah tersebut dipindahkan dari SDN PASIRGOMBONG, Terimakasih Wasalam.

 

 

 

Resource links