Pengaduan Online

Di Posting Sabtu, 6 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN Burujuljaya, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat

pencairan BOS kapan ?

Di Posting Sabtu, 6 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
smpn 1 loceret, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

Bagaimana ini pengelolaan BOS kok tidak semakin membaik. "kalau hari ini lebih jelak dari hari kemarin maka anda tergolong orang yang merugi", sudah bulan ke-2 BOS belum juga ada tanda-tanda dicairkan.

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh Melati Noviani, xxx, xxx
SDN RANGKAPAN JAYA, Kota Depok, Jawa Barat

Adik saya yg bersekelah di SDN Rangkapanjaya Kec. Pancoran Mas . akhir akhir ini diminta untuk membayar uang dalam rangka pembiayaan pembangunan pagar sekolah, membuat skat ruang kelas, dan membeli meja dan bangku. sedangkan dana bos itu kan diberikan pemerintah rutin setiap tahun, sedangkan sekolah adik saya ini adalah sekolah berstatus negeri bukan swasta, ini merupakan tindakan yg tidak pantas dilakukan oleh sekolah yg berstatus negeri, pertanyaan besar yg terlintas "kemana uang bos yg selama ini diberikan?" mohon ditindak lanjuti perseoalan ini , agar tidak menjadi beban masyarakat dan membantu program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa . terimakasih

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, Desa Pulau Tanjung, xxx
SDN 016545 P.T, Kab. Asahan, Sumatera Utara

Yth Bpak/Ibu Ditempat. Kapan Dana BOS SUMUT Triwulan I 2016 belom Cair, Padahal dari pusat Udah Disalurkan ke RKUD prov sumut, kenapa sampai saat ini belum sampai kesekolah2. Apa hambatannya !!!

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD NEGERI PANGAUBAN 01, Kab. Garut, Jawa Barat

Yth, Managemen BOS, saya mau menanyak pelaporan BOS online. tentang User dan Fassword selalu salah waktu melakukan login pada aplikasi pelaporan BOS online. dan memakai kode registrasi pun sama tidak bisa login. mohon bantuannya. terima kasih atas bantuannya

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Swasta Advent Parsaoran, Kab. Dairi, Sumatera Utara

Selamat sore, Saya mau bertanya, kapan pencairan Dana BOS Triwulan I 2016 untuk provinsi Sumatera utara ?. terimakasih.

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
sds methodist t.pulai, Kab. Rokan Hilir, Riau

kalau bisa pak tolong secepat nya agar di periksa untuk laporan keuangan BOS sekolah tersebut, udh terlalu enak x kepala sekolah tersebut memakan uang BOS

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD METHODIST T. PULAI, Kab. Rokan Hilir, Riau

buat bapak kepala dinas tolong agar di cek untuk sekolah sd methodist tersebut, karena sudah terlalu banyak dana yang udah dimakan kepala sekolah, apalagi di perkirakan stiiap pertriwulan dana yang di gelapkan kurang lebih mencapai 18 jt-an. tolong pak agar di periksa secepat nya untuk sekolah tersebut, karena sudah terlalu enak x kepala sekolah tersebut thnk's

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMK NEGERI 1 LEBONG SELATAN, Kab. Lebong, Bengkulu

Dana Bos Untuk Tw 1 Tahun 2016 untuk smk melalui dinas pendidikan Provinsi. (Biasanya Langsung Ke Rek. Sekolah). Sampai hari ini tanggl 5 feb 2016. belum masuk ke rekening sekolah dan belum ada penandatangan Hiba dana BOS SMK. Sedangkan Pelaksanaan UJI Kompetensi Siswa 23 Februari - 3 Maret 2016. mohon info lebih lanjut. terima kasih.

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
smpn 8 cibitung , Kab. Bekasi, Jawa Barat

dear Tim manajemen bos ... saya ingin menanyakan apakah pendaftaran siswa baru juni 2016 nnt di smpn 8 cibitung ada biaya -biaya seperti uang pangkal, uang bangku, uang seragam , dan uang buku dan untuk penerimaan siswa baru sudah melalui online atau manual untuk unit sekolah baru seperti smpn 8 cibitung ini .

Di Posting Jumat, 5 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 020 Harapan Jaya, Kab. Indragiri Hilir, Riau

MOHON DI TINDAK LANJUTI Kondisi Pengelolaan Dana Bos SDN 020 Desa Harapajan Jaya Kecamatan Tempuling kabupaten Indragiri hilir Provinsi Riau Kode Pos 29261 Selama kepemimpinan Andi Warman, S.Pd.SD Nip.196610271993101001 (Tahun 2012-hingga Sekarang) pengelolaan dana bos tidak akuntabel dan tidak transparan. LPJ dana Bos dan RKAS tidak pernah ada tanda tangan komite. Hanya ada tanda tangan kepala sekolah dan bendahara saja. Di LPJ dana Bos Tidak ada no kwitansi, tidak ada tanggal. Kwitansi dari penyedia tidak wajar, toko foto copy menyediakan alat olah raga. Bentuk tulisan masing-masing kwitansi dan faktur sama hanya stempel dan nama toko yang berbeda. Harga belanja di kwitansi dan faktur semua di atas harga pasaran contoh: kertas hvs 1 rim Rp. 50.000. tip x 1 lusin Rp.50.000 dll. Volume barang pun terlalu diperbesar dan di perbanyak. Saldo di kas umum selalu nol antara penerimaan dan pengeluaran selalu sama tidak pernah ada sisa anggaran. Banyak barang yang hanya ada di LPJ saja tetapi kenyataanya dilapangan tidak ada contoh pembuatan plang pramuka (BOS triwulan III /2013) Rp.900 000,- pembuatan spanduk pendidikan gratis 2013/2014 Rp.350 000,- Pembelian laptop 1 unit dengan harga Rp.7000 000 tujuh juta. (29 juli 2013) barangnya tidak pernah ada begitu juga pembelian printer MP237 Rp.1000 000 dll. Printer yang ada di sekolah hanya ip2700 itupun sudah rusak, sedangkan laptop yang sering dibawa kepala sekolah adalah laptop peninggalan kepala sekolah yang sudah pensiun yang dibeli pada tanggal 2 feb 2012. Penggelembungan volume konsumsi tidak sesuai dengan jumlah guru, guru hanya 8 orang tapi konsumsi nasi goreng hingga 108 piring, dan konsumsi lontong 192 piring. Fakta hanya tersedia air mineral kotak @Rp.19.000 x 2 kotak perbulan. Perawatan lingkungan sekolah tetap dianggarkan dari dana bos sehingga sangat mengurangi anggaran padahal dibelakang sekolah ada kebun milik sekolah yaitu sawit, pinang, dan kelapa lokal. Menurut beberapa sumber kebun tersebut selalu dipanen tetapi hasil panen tidak jelas dikemanakan... (foto kebun terlampir) Pembelian meja guru Rp.600.000/unit yang dibeli di toko UB nanda. Padahal toko UB nanda beralamat di sungai salak kurang lebih 40 KM dari SDN 020, UB nanda adalah toko buku dan foto copy bukan jualan meja. Penggandaan soal ujian semester 1 hingga 5.980 lembar dan harga perlembar Rp.250. sangat tidak rasional, penggandaan soal ulangan hingga Rp.2.888 000,- Double anggaran. contoh pengadaan printer, pengadaan tenaga surya dan genset secara bersamaan, itu pun di atas harga pasaran tenaga surya bekas Rp.2 800 000,- komplit termasuk biaya pemasangan. Tapi di LPJ bos pengadaan PLTS hingga Rp.5 500 000,- padahal penjualnya sama. itupun batre aki penyimpan daya sudah tidak bisa dipake, ada indikasi aki ditukar dengan aki mobil dia yang sudah rusak. Persentase penggunaan anggaran disetiap item perkomponen 12 bos tidak jelas. Contoh: pembinaan tenaga operator sekolah 3 bulan Rp.600 000,-. Ketika saya konfirmasi dengan salah seorang anggota komite, beliau mengatakan: selama saya ditunjuk menjadi anggota komite kurang lebih 3 tahun belum pernah ada rapat, kumpulan hanya pemberitahuan bila ada iuran (waktu itu adalah iuran pembuatan WC) belum pernah melihat/menerima LPJ BOS, beliau juga menambahkan sebenarnya saya kurang paham tentang tugas dan fungsi komite sekolah, mungkin Kondisi seperti inilah yang dimanfaatkan kepala sekolah untuk menyelewengkan dana bos. Datang ke sekolah selalu terlambat, paling cepat jam 09.00 wib itu pun jarang, rata-rata jam 10.00 wib. kadang-kadang tidak datang. Tapi diabsen guru selalu penuh dan selalu tepat waktu. Guru yang tidak masuk ditandatangani masuk sehingga kelihatanya semua guru selalu disiplin masuk terus tanpa absen, padahal faktanya tidak demikian. Kegiatan ektra pramuka tidak dianggarkan sehingga anak-anak terpaksa harus iuran untuk membeli perlengkapan dan honor pembina pun tidak ada. Ketika dikonfirmasi tentang kegiatan ektra kepala sekolah mengatakan tidak bisa memberi honor karna di RKAS tahun 2015 belum dianggarkan nantilah kalau sudah tahun 2016 baru saya anggarkan, tapi diruang kepala sekolah RKAS 2015 sudah di anggarkan untuk kegiatan pramuka tersebut. Itupun menyampaikanya dengan nada marah. Perlengkapan guru untuk mengajar seperti ATK tidak mendapat perhatian sehingga proses KBM terhambat, penyusunan RPP, Silabus terkendala. Penyusunan soal ujian semester terpaksa harus print kekota tembilahan/rengat, hal ini sangat memberatkan guru mengingat jarak tempuh yang jauh. Bahkan ada salah seorang guru bercerita kalau perlengkapan mengajar tidak ada kadang saya beli pake uang pribadi. pelaksanaan supervisi Rp.300 000/ 3 bulan Fakta: kepala sekolah tidak pernah mensupervisi kelas. Bahkan kelas yang tidak ada gurunya (guru yang bersangkutan tidak masuk) kepala sekolah tidak mau menggantikanya, kelas dibiarkan kosong anak-anak hanya bermain saja tidak mendapat pelajaran apapun hingga jam pulang, dan hal itu kerap terjadi. Bahkan mata pelajaran yang ia ampu pun tidak pernah masuk dengan dalih itu tugas guru kelas pungkasnya. Pembangunan WC yang menyedot anggaran dana BOS (RKAS 2013) dan iuran wali murid Rp.60.000/wali tidak kunjung selesai walaupun sudah 3 tahun lebih (foto wc terlampir). Kepala sekolah sangat tidak kooperatif dengan bawahanya, seorang guru bertanya: pak, gimana dana BOS sekolah kita? Dijawabnya dengan ketus dan membentak: tak usah tanyak-tanyak itu lagi, kalau mau bertanya silahkan bertanya tapi pertanyaan yang rasional dan harus siap menerima jawabanya. Pungkasnya. Menurut beberapa sumber yang dikonfirmasi juga membenarkan hal tersebut. Kami tau pak jika kepala sekolah memang ada main-mainya tapi kami tidak berani berbuat ap-apa karna takut dimarah., ungkap salah satu sumber yang namanya enggan disebutkan. Saya rasa hal ini sangat bertentangan dengan Juknis penggunaan dana bos yang mengedepankan musyawarah. UU.No.14 Tahun 2008 : Tentang Keterbukaan Informasi Permenkeu : 246/PMK07/2012: Dana Bos Wajib Disampaikan Kepada Komite dan Wali Murid Secara Transparan. Berikut saya lampirkan barang bukti berupa kwitansi dan faktur fiktif/gelondongan serta surat pernyataan bertanggungjawab tentang pengelolaan dana bos dari kepala sekolah yang bersangkutan dan foto yang terkait di dalamnya termasuk foto WC, foto kebun sekolah yang saya ambil di sekolah tersebut dan saya temui dari LPJ dana BOS 2012-2015 yang saya rangkum secara diam-diam (tanpa sepengetahuan kepala sekolah). Maka dari itu, saya mengharapkan kepada pihak berwenang untuk langsung turun menginvestigasi kepala sekolah tersebut, karna penulis yakin masih banyak hal yang belum terungkap, termasuk bantuan perpustakaan 2015 yang pembangunanya dilakukan secara swakelola oleh kepala sekolah. “KEPADA PIHAK TERKAIT MOHON JAMINAN KEAMANAN PELAPOR DAN MOHON LAPORAN INI JANGAN DIPUBLIKASIKAN” Silahkan hubungi saya di : bahrululum653@gmail.com NB: Perlu adanya sosialisasi dari pihak terkait tentang peran dan fungsi komite. Perlu adanya ketegasan hukum terhadap pelaku. Perlu adanya sosialisasi pengawasan dana bos.

Di Posting Kamis, 4 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP ISLAM JENDERAL SUDIRMAN BUMI, Kab. Lampung Selatan, Lampung

Ass.. Mohon Info tentang pencairan dana BOS untuk triwulan I sampai sekarang belum ada kabar.... padahal dalam juknis BOS 2016 di katakan Pencairan dana BOS 7 Hari setelah masa kerja. selambat2nya akhir januari. namun sampai sekarang belum ada kabar juga....maaf kami dari sekolah swasta yang mayoritas guru honorer semua dan belum ada guru yang tersertifikasi. trim. wss

Di Posting Kamis, 4 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD NEGERI 173539 HUTAGAOL, Kab. Toba Samosir, Sumatera Utara

PENGISIAN

Di Posting Kamis, 4 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
SD NEGERI 10 SEKAYU, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

1. Tidak memberitahukan secara tertulis orang tua peserta didik dan memasang di papan pengumuman jumlah dana bos yang diterima sekolah dan tidak ada papan pengumuman Rencana Anggaran Pendapatan .dan Belanja Sekolah (RAPBS) 2. Tidak transparan pengelolaan dana BOS tahun anggaran 2015 3. Tidak mengumumkan besar dana yang diterima dan rencana penggunaan dana bos (RKAS) di papan penguman sekolah. 4. Tidak bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana bos yang diterimanya. 5. Tidak melayani dan penanganan pengaduan masyarakat. 6. Dugaan kuat ada indikasi penyimpangan dengan cara mentilap dana pendidikan BOS.

Di Posting Kamis, 4 Februari 2016 Oleh xxx, xxx, xxx
griba, Kota Bandung, Jawa Barat

mau nanya, apakah dana BOS diberikan kepada seluruh siswa dalam 1 kelas. anak saya kelas 1 Sd, dalam 1 kelas ada 30 siswa. ada 25 siswa yang mendapat dana BOS, ada 5 siswa yang tidak mendapat. mohon informasinya, terimakasih...

 

 

 

Resource links